Mengapa Generator Nitrogen Membutuhkan Perawatan?
Generator nitrogen Pressure Swing Adsorption (PSA) menggunakan saringan molekuler karbon (CMS) sebagai adsorben, beroperasi berdasarkan prinsip adsorpsi bertekanan dan desorpsi tanpa tekanan untuk memisahkan oksigen dari udara, sehingga menghasilkan nitrogen.
Saringan molekuler karbon (CMS) adalah adsorben granular silindris berwarna hitam yang terutama terbuat dari batubara melalui proses seperti penggilingan, oksidasi, pencetakan, karbonisasi, dan perlakuan struktur pori khusus. Permukaan dan bagian dalamnya mengandung jaringan mikropori yang luas, memungkinkan pemisahan kinetik oksigen dan nitrogen berdasarkan perbedaan laju difusi molekulnya.
Distribusi ukuran pori CMS memungkinkan berbagai gas untuk berdifusi ke dalam mikroporinya dengan laju yang berbeda-beda tanpa mengecualikan komponen apa pun dari campuran udara. Mekanisme pemisahan bergantung pada sedikit perbedaan diameter kinetik molekul oksigen dan nitrogen:
Oksigen (O₂) memiliki diameter kinetik yang lebih kecil, sehingga menyebabkan difusi yang lebih cepat ke dalam mikropori.
Nitrogen (N₂) memiliki diameter kinetik yang lebih besar, sehingga difusinya lebih lambat.

Selain itu, uap air (H₂O) dan karbon dioksida (CO₂) dalam udara terkompresi menunjukkan laju difusi yang mirip dengan oksigen, sedangkan argon (Ar) berdifusi lebih lambat. Akibatnya, gas yang diperkaya dan dikeluarkan dari menara adsorpsi terutama merupakan campuran nitrogen (N₂) dan argon (Ar).
Namun, pengoperasian yang berkepanjangan dapat menyebabkan perubahan pada struktur mikropori CMS, sehingga mengurangi efisiensi adsorpsinya. Selain itu, jika udara terkompresi mengandung minyak atau uap air, kontaminan ini dapat menyumbat atau mengubah mikropori, menurunkan kinerja CMS dan menyebabkan penurunan kemurnian nitrogen.
Oleh karena itu, perawatan rutin generator nitrogen sangat penting untuk memastikan kinerja optimal dan umur pakai yang lebih lama dari saringan molekuler karbon.






